Malware 05 Jun 2026 5 min read

Ransomware Kini Gunakan Kriptografi Kuantum

C

CNBC Tech

Penulis Keamanan Siber

Ransomware Kini Gunakan Kriptografi Kuantum

Varian baru ransomware dilaporkan mulai mengadopsi enkripsi tingkat kuantum, membuat pemulihan data mustahil meskipun tebusan telah dibayar.

Ancaman ransomware telah berevolusi ke tahap yang jauh lebih mematikan. Laporan keamanan global terbaru menyoroti munculnya beberapa varian ransomware baru yang menerapkan kriptografi hibrida dan algoritma tahan kuantum (quantum-resistant encryption).

Implikasi dari teknologi ini sangat mengerikan bagi para korban. Metode dekripsi tradisional yang biasanya membutuhkan superkomputer selama puluhan tahun tidak akan mampu menembus enkripsi tersebut. Bahkan dalam banyak kasus yang tercatat di Indonesia, data korban tetap rusak atau tidak dapat diakses meskipun uang tebusan dalam bentuk kripto telah dibayarkan kepada peretas. Satu-satunya mitigasi efektif saat ini adalah menerapkan strategi backup data 3-2-1 yang ketat (offline dan immutable) serta arsitektur jaringan zero-trust.

Topik:#Malware#Keamanan Siber#Indonesia
Lihat Semua Artikel